‘Hasil Begal Aku Pake Untuk Pacar, Tapi Dia Malah Kawin Dengan Cowok Lain’

Aparat Satuan Reskrim Polrestabes Palembang menangkap komplotan begal yang sering menyasar perempuan dan anak-anak di Ibu Kota Sumatera Selatan.

Seorang di antaranya Untung yang kakinya ditembak polisi karena berupata kabur saat ditangkap, Jumat 15 Mei malam.

Saat diperiksa penyidik, Untung mengungkapkan penyesalannya jadi begal sadis.


“Tobat aku pak, kapok. Kalau keluar nanti itulah yang aku pengen tobat,” ujarnya, Sabtu (16/5/2020).

Untung menuturkan ke polisi bahwa dia bersama komplotan begalnya sering menyasar perempuan dan anak-anak yang berjalan sendiri atau lengah, lalu barang berharga seperti handphone dan sepeda motor dirampas.

Mereka tak segan-segan melukai korban.

Menurutnya barang hasil begal itu dijual lalu digunakannya untuk kebutuhan hidup dan melayani pacar.

Apesnya, sudah nekat jadi begal untuk dapat uang, Untung malah ditinggal nikah oleh kekasihnya.

“Hasil dari penjualan aku pakai untuk makan harian dan memenuhi kebutuhan hidup.

Kadang juga untuk membelikan baju bagi pacar saya, tapi sekarang dia sudah kawin dengan cowok lain pak,” ujar Untung ke penyidik.

Untung bersama komplotannya kerap beraksi di Palembang mulai dari Seberang Ulu di kawasan Plaju, hingga Seberang Ilir di kawasan Demang. Dia tercatat sudah 10 kali beraksi.

Untung sadar sebagai begal dirinya jadi incaran polisi. Makanya dia lebih banyak bersembunyi.

“Selama satu tahun ini aku banyak sembunyi pak, kalau aman aku keluar. Aku sembunyi di Perumnas Sako, atau Talang Keramat tempat keluarga,” jelas dia.

Ketua Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Palembang, Ipda Agus Akbar mengatakan, Untung Cs sudah masuk dalam target dan ditangkap di Jalan Veteran, Palembang.